Labuan Bajo, 22 April 2026 — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menerima kunjungan audiensi dari IN-FLORES pada Rabu (22/04/2026) pagi. Audiensi ini bertujuan untuk membahas peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan event dan promosi pariwisata yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2026.
Dalam audiensi tersebut, IN-FLORES menjajaki berbagai potensi kolaborasi promosi destinasi wisata konservasi di wilayah Flores melalui pengembanga desa wisata, UMKM, atau keterlibatan dalam sales mission. IN-FLORES sendiri merupakan inisiatif program konservasi untuk memperkuat ekosistem dan meningkatkan ketahanan iklim pada bentang alam dan keanekaragaman hayati Pulau Flores, NTT, hingga konservasi satwa liar, pemberdayaan komunitas, hingga pengelolaan ekowisata berkelanjutan.

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan IN-FLORES.
“Kami berterima kasih dan sangat antusias dengan program IN-FLORES yang berfokus pada promosi desa wisata. Saat ini BPOLBF juga tengah mendorong pemerataan kunjungan wisata melalui pengembangan atraksi wisata darat, termasuk desa wisata. Di kawasan Parapuar, kami telah merencanakan beberapa event pada bulan Mei mendatang yang dapat menjadi ruang kolaborasi, termasuk pelibatan UMKM binaan,” ujar Andhy.
Lebih lanjut, Andhy juga menyampaikan bahwa BPOLBF akan berpartisipasi dalam Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) yang akan berlangsung pada 28–30 Mei 2026.
“Kami melihat peluang kolaborasi yang besar, baik dalam promosi desa wisata maupun isu konservasi. BBTF merupakan travel fair unggulan di Indonesia yang menjadi wadah promosi bagi pelaku industri pariwisata ke pasar global. Partisipasi Labuan Bajo secara rutin dalam ajang ini diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi destinasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Project IN-FLORES, Imanuddin Utoro, menyampaikan komitmen IN-FLORES dalam mendukung promosi desa wisata dan UMKM di Manggarai Barat.
“IN-FLORES merupakan lembaga yang berkonsertasi pada peningkatan awareness keberalanjutan di wilayah Flores. Kami melihat BPOLBF sebagai mitra strategis yang tepat, mengingat kesamaan visi dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Program-program promosi dan peningkatan awareness pariwisata berkelanjutan yang dilakukan BPOLBF selama ini menunjukan irisan yang sangat kuat dengan fokus project kami ini. Kami melihat program promosi destinasi di luar TNK, terlebih khusus desa wisata menjadi salah satu objek strategis dalam pengebangan pariwisata berkelanjutan yang hendak kami dukung,” jelas Imanuddin.
Ia juga menambahkan bahwa Kolaborasi penyelenggaraan promosi bersama baik event pun eco/tavel fair diharapkan dapat meningkatkan dampak program dan memperluas penerima manfaat agar eksposur desa wisata Labuan Bajo Flores menjadi lebih maksimal.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara BPOLBF dan IN-FLORES dalam mengembangkan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan dan sekaligus mendorong peningkatan daya tarik wisata di daratan Labuan Bajo dan sekitarnya dengan melibatkan desa wisata dan UMKM lokal sebagai bagian terintegrasi dari ekosistem pariwisata Labuan Bajo Flores.
-------
Sisilia Lenita Jemana
Kepala Divisi Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores