BPOLBF Dorong Kolaborasi Industri Pariwisata Lewat Paket Bundling Low Season

Created at 2025-09-09

Labuan Bajo, 09 September 2025 – Untuk menjaga pergerakan wisatawan dan okupansi hotel pada periode low season (November–Maret), Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menginisiasi Rapat Rencana Peluang Penyusunan Paket Bundling Low Season bersama perwakilan industri pariwisata di Labuan Bajo pada Selasa (09/09/2025) pagi bertempat di Ruang Rooftop Lantai 4, Kantor BPOLBF.

Langkah ini bukan hanya sekadar menghadirkan produk wisata dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga mengintegrasikan berbagai elemen pariwisata, mulai dari akomodasi, transportasi, atraksi, kuliner, hingga budaya. Paket bundling diharapkan mampu memperkuat kolaborasi pelaku industri sekaligus menegaskan kembali daya tarik Labuan Bajo sebagai destinasi leisure(santai) dan cultural experience (pengalaman budaya).

Urgensi strategi ini terlihat dari data tahun 2024–2025 yang mencatat penurunan kunjungan wisatawan sebesar 6,97% pada Februari tahun ini jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kondisi low season yang berimbas pada tingkat keterisian hotel, aktivitas UMKM, transportasi, hingga penyedia jasa wisata ini mendorong adanya terobosan yang mampu menjaga roda ekonomi lokal tetap berputar.

Melalui paket bundling, sejumlah nilai tambah ditawarkan, antara lain:

1) Harga hemat dengan potongan 20–50% dibandingkan peak season.

2) Fleksibilitas bundling, memungkinkan wisatawan menambah opsi wellness, adventure, atau budaya.

3) Pengalaman lengkap yang menggabungkan akomodasi, atraksi, kuliner, dan budaya, sesuai minat berbagai segmen wisatawan, mulai dari pasangan, keluarga, komunitas adventure, hingga solo traveler.

Dalam sesi diskusi, para pelaku industri menyampaikan beberapa masukan penting. HPI menekankan faktor alam berupa gelombang tinggi Desember–Februari yang sering membatasi aktivitas pelayaran, sehingga mendorong wisatawan beralih ke one day tour . 

Lion Group menyoroti ketersediaan BBM serta pola pasar yang perlu diantisipasi. ASITA menggarisbawahi pentingnya special price dan keseimbangan tarif antar musim. Sementara perwakilan hotel dan resort, seperti Plataran dan Jayakarta, meminta dukungan BPOLBF dalam penyusunan harga dan desain paket. Beberapa pihak juga menekankan perlunya kalender event sejak awal tahun agar Labuan Bajo tidak hanya ramai pada April–Oktober, tetapi juga tetap hidup di masa low season.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Direktur Utama BPOLBF, Dwi Marhen Yono menyampaikan bahwa inisiatif bundling ini menjadi respons nyata terhadap tantangan bersama.

"Kegiatan ini menjadi langkah awal, sekaligus embrio untuk memulai kolaborasi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan pada periode low season. Paket bundling yang disiapkan diharapkan mampu mendorong pergerakan wisatawan, di mana tingkat kunjungan pada fase very low season diupayakan naik menuju low season. Berdasarkan catatan, periode yang diperkirakan sebagai low season berlangsung dari 7 Januari hingga 7 Maret. Melalui inisiatif ini, harapannya performa kunjungan wisatawan ke Labuan Flores dapat meningkat. Meski dimulai secara sederhana, langkah kecil ini diyakini dapat membuka jalan bagi dampak yang lebih besar ke depannya," jelas Marhen.

BPOLBF optimistis bundling low season akan menjadi strategi efektif menjaga keberlanjutan pariwisata Labuan Bajo sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Rapat ini dihadiri oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Manggarai Barat, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Manggarai Barat, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Manggarai Barat, DOCK Manggarai Barat, Askawi Manggarai Barat, GM Lion Area Bali, Bintang Flores, Exotic Komodo, Garuda Indonesia Branch Labuan Bajo, Lion Group Cabang Labuan Bajo, Plataran Komodo Resort and SPA, Ayana Komodo Wae Cecu Beach, Laprima Hotel, dan Jayakarta Hotel Labuan Bajo.

 

 

--------

Sisilia Lenita Jemana

Kepala Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores

 

thumbnail

Aksi Solidaritas untuk Korban Gempa Flores, POTHP Vol. 5 Hadirkan Wizz Baker

Labuan Bajo, 8 September 2026 – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) akan kembali menggelar event tahunan Picnic Over The Hill of Parapuar (POTHP) Volume 5 pada Sab...

thumbnail

Labuan Bajo Tetap Terbuka untuk Wisatawan, Aktivitas Pariwisata Berangsur Normal Pascagempa Flores

Labuan Bajo, 3 September 2026 — Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, terus berangsur normal pascagempa bumi M7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Berd...

thumbnail

Wujud Solidaritas Pegawai Kemenpar, BPOLBF Salurkan Bantuan 3 Ton Beras bagi Masyarakat Terdampak

Labuan Bajo, 31 Agustus 2026 – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 3 ton beras sebagai bagian dari bantuan Keluarga Besar...

Ada pertanyaan ?

Lihat FAQ ? atau Hubungi Kami