Labuan Bajo, 20 Oktober 2026 — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tenggelamnya kapal wisata KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang terjadi pada Selasa, 13 Oktober 2026 lalu.
BPOLBF turut merasakan keprihatinan yang mendalam untuk para korban dan keluarga, khususnya keluarga Veronica Beatrix Jessica yang hingga kini masih menantikan kepastian kabar. Sebagai bentuk kepedulian dan upaya kemanusiaan bersama, BPOLBF melibatkan Speedboat Wonderful Komodo sejak Jumat, 16 Oktober 2026, guna membantu serta memperkuat operasi pencarian yang dipimpin oleh Tim SAR Gabungan.

Keterlibatan fasilitas armada ini merupakan bagian dari komitmen BPOLBF untuk bergotong-royong dan bersinergi bersama seluruh unsur relawan serta instansi terkait dalam membantu kelancaran pencarian di lapangan.
Menanggapi hasil evaluasi pelaksanaan Operasi SAR hari ketujuh (19/10/2026) di mana masa operasi pencarian disepakati untuk diperpanjang selama tiga hari, BPOLBF menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung upaya kemanusiaan ini.
Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan duka cita mendalam serta harapan terbaik bagi proses pencarian yang masih berjalan.
"Duka mendalam kami sampaikan atas musibah yang menimpa KM Feronia. Doa dan simpati tulus kami tertuju kepada seluruh korban dan keluarga, khususnya keluarga Veronica Beatrix Jessica. Semoga keluarga senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan pengharapan dalam menghadapi masa-masa yang sangat berat ini," ujar Andhy.
Beliau juga menambahkan bahwa keikutsertaan Speedboat Wonderful Komodo di lapangan semata-mata merupakan bagian dari dukungan relawan kemanusiaan untuk membantu Tim SAR Gabungan sesuai kebutuhan di perairan.
"Keselamatan manusia adalah hal yang utama. Kami mendampingi serta mendukung penuh kerja keras Tim SAR Gabungan. Semoga seluruh petugas dan relawan di lapangan senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, serta upaya bersama ini segera membuahkan hasil terbaik bagi keluarga korban," lanjut Andhy.
BPOLBF turut menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Tim SAR Gabungan, masyarakat, dan unsur relawan yang terus bekerja keras tanpa kenal lelah dalam misi kemanusiaan ini.
-----
Sisilia Lenita Jemana
Kepala Divisi Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores