Dwi Marhen Yono Gantikan Frans Teguh sebagai Plt. Direktur Utama BPOLBF: Lanjutkan Komitmen Pengembangan Destinasi di Labuan Bajo Flores

Created at 2025-07-03

 

Labuan Bajo, 03 Juli 2025 - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi melaksanakan serah terima jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dari Frans Teguh kepada Dwi Marhen Yono pada Jumat (27/06/2025) lalu di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Serah terima jabatan ini menandai transisi kepemimpinan BPOLBF yang tetap mengedepankan kesinambungan program dan percepatan pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo dan sekitarnya.

Frans Teguh, yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama masa tugas sementaranya.

“Selama masa transisi ini, saya melihat banyak kemajuan positif dalam penguatan tata kelola dan sinergi antar pemangku kepentingan. Saya percaya kepemimpinan baru akan mampu menjaga momentum dan membawa BPOLBF ke arah yang lebih progresif,” ujar Frans.

Pelaksana Tugas yang baru, Dwi Marhen Yono, yang saat ini juga menjabat sebagai Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah baru serta melanjutkan program-program strategis BPOLBF.

“Labuan Bajo Flores adalah etalase pariwisata Indonesia. BPOLBF akan terus mendorong pengembangan kawasan yang inklusif, berdaya saing, dan berbasis keberlanjutan, dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, serta masyarakat lokal,” ungkap Dwi Marhen Yono dalam Welcome Meeting bersama seluruh jajaran pegawai BPOLBF pada Kamis, 3 Juni 2025 di Ruang Rapat Kantor BPOLBF, Labuan Bajo.

Ia juga menekankan pentingnya kerja tim dalam menghadapi tantangan dan menjalankan agenda pembangunan ke depan.

“Saya berharap kita bisa menjadi super tim, bukan hanya sekadar super individu. Kolaborasi, komunikasi, dan komitmen adalah kunci untuk membawa BPOLBF semakin solid dan berdampak nyata bagi pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dan Flores,” tambahnya.

 

 

-------

Sisilia Lenita Jemana

Kepala Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores

thumbnail

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Ende, 27 Oktober 2026 – Rangkaian perjalanan ziarah berjalan kaki Camino de Flores Etape Tengah, yang melintasi wilayah Ngada, Nagekeo, dan Ende, resmi berakhir pada Senin (26/10/...

thumbnail

Hari Ketiga Camino de Flores: Menyusuri Jalur Trans Flores, Merawat Spiritualitas dan Persaudaraan Lintas Iman

Ende, 26 Oktober 2026 – Jejak Camino de Flores hari ketiga, Minggu (25/10/2026) membawa para peserta menyusuri jalur Trans Flores dari Mataloko, Kabupaten Ngada, menuju Nangapanda...

thumbnail

Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

Ngada, 25 Oktober 2026 — Hari kedua Rangkaian Camino de Flores: The Sacred Journey of Flores – A Spiritual Journey of Reflection and Recovery, Sabtu (24/10), sebanyak 70 peserta C...

Ada pertanyaan ?

Lihat FAQ ? atau Hubungi Kami