JELAJAH GASTRONOMI NTT; Latung Bombo, Varian Bubur Jagung Khas Manggarai

Created at 2025-05-22

 

Labuan Bajo, 22 Mei 2025- 

Dalam upaya memperkuat identitas kuliner lokal sebagai bagian dari daya tarik pariwisata berkelanjutan, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali mengangkat kekayaan rasa Nusantara melalui inisiatif Jelajah Gastronomi NTT. Salah satu sajian khas yang menjadi sorotan kali ini adalah Latung Bombo, bubur jagung tradisional khas Manggarai. Latung merupakan sebutan lokal untuk jagung yang merupakan bahan utama dalam kuliner ini. 

Sebagai menu khas Manggarai, Latung Bombo dibuat dari jagung ketan kering atau jagung kuning yang digiling kasar, kemudian direbus hingga menjadi bubur. Setelah itu, dicampurkan santan, garam dan merica, menghasilkan hidangan gurih yang sederhana namun sarat makna budaya. Selain menjadi salah satu makanan pokok masyarakat Manggarai, Latung Bombo juga mengandung nilai kearifan lokal yang tinggi dan mencerminkan keberagaman olahan pangan di kawasan Flores. 

Frans Teguh, Plt. Direktur Utama BPOLBF menyampaikan inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BPOLBF dalam mempromosikan dan mendorong pelestarian resep-resep kuliner daerah sekaligus memberdayakan pelaku UMKM kuliner lokal Flores – NTT. 

“Kami bersama komunitas dan pelaku UMKM ingin mengenalkan berbagai kuliner khas dari berbagai daerah di Flores NTT, kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Kuliner adalah bagian penting dari perjalanan wisata yang bisa memperkuat pengalaman budaya. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat untuk bersama-sama melestarikan dan mempromosikan kuliner tradisional sebagai kekuatan ekonomi kreatif daerah", Ungkap Frans. 

Frans juga menegaskan bahwa hal ini selaras dengan satu dari 5 program unggulan  Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Pariwisata Naik Kelas yang meliputi penguatan produk wisata Gastronomi (Wisata Kuliner), Marine (Wisata Bahari), dan Wellness Tourism (Wisata Sehat), yaitu wisata berbasis minat khusus yang saat ini semakin digalakkan, yang bertujuan untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkualitas yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan pengalaman budaya, tetapi juga menawarkan wisata bergaya hidup sehat dan menyatu dengan alam​. Adapaun 5 Program Unggulan Kemenpar tahun 2025 mencakup beberapa inisiatif strategis, yaitu: 

1) Gerakan Wisata Bersih

Fokus pada peningkatan kebersihan dan keindahan lingkungan di estinasi wisata untuk menciptakan pengalaman yang aman dan nyaman bagi wisatawan. 

2) Tourism 5.0

Fokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) digitalisasi dalam berbagai aspek pariwisata, seperti prmosi, pemasaran, manajemen, dan pengalaman wisatawan, untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. 

3) Pariwisata Naik Kelas

Fokus pada peningkatan kualitas dan daya saing pariwisata melalui pengembangan produk wisata unggulan, seperti wisata bahari, kuliner, dan wellness, serta peningkatan kualitas SDM pariwisata. 

4) Event IP Indonesia

Fokus pada pelaksanaan event bertaraf global yang mengangkat kekayaan budaya, tradisi, dan kekayaan intelektual Indonesia, seperti event musik, seni, atau kuliner. 

5) Pengembangan Desa Wisata

Fokus pada pengembangan desa-desa menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan, dengan fokus pada pemanfaatan potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat di desa. 

 

--------

Sisilia Lenita Jemana

Kepala Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores

thumbnail

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Ende, 27 Oktober 2026 – Rangkaian perjalanan ziarah berjalan kaki Camino de Flores Etape Tengah, yang melintasi wilayah Ngada, Nagekeo, dan Ende, resmi berakhir pada Senin (26/10/...

thumbnail

Hari Ketiga Camino de Flores: Menyusuri Jalur Trans Flores, Merawat Spiritualitas dan Persaudaraan Lintas Iman

Ende, 26 Oktober 2026 – Jejak Camino de Flores hari ketiga, Minggu (25/10/2026) membawa para peserta menyusuri jalur Trans Flores dari Mataloko, Kabupaten Ngada, menuju Nangapanda...

thumbnail

Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

Ngada, 25 Oktober 2026 — Hari kedua Rangkaian Camino de Flores: The Sacred Journey of Flores – A Spiritual Journey of Reflection and Recovery, Sabtu (24/10), sebanyak 70 peserta C...

Ada pertanyaan ?

Lihat FAQ ? atau Hubungi Kami