Labuan Bajo Hidupkan Semangat Kolaborasi Lewat Weekend at Parapuar Vol. 12

Created at 2025-11-01

Labuan Bajo, 01 November 2025 – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) melalui Direktorat Industri dan Kelembagaan kembali menyelenggarakan event Weekend at Parapuar (WAP) Vol. 12, sebuah event rutin mingguan yang menjadi wadah interaksi budaya, kreativitas, dan pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif lokal. Event ini berlangsung pada Sabtu (1/11/2025) sore di Kawasan Parapuar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

WAP Vol. 12 menghadirkan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi antara masyarakat, pelaku usaha, seniman, dan wisatawan yang berkunjung ke Parapuar. Dalam edisi kali ini, dua pelaku UMKM lokal turut meramaikan event, yakni Kuliner Sekangku dan Cyen Food, yang menyajikan aneka kuliner khas daerah bagi para pengunjung. Event ini juga semakin semarak dengan penampilan dari Sanggar Wela Rana Komodo, yang menampilkan tarian tradisional khas Manggarai dengan balutan energi dan makna budaya yang kuat. Selain itu, event ini juga dimeriahkan oleh lomba tari tradisional antar pelajar, yang diikuti oleh SMPK St. Yosefa Labuan Bajo dan SMP Arnoldus Labuan Bajo. Lomba ini menjadi wadah ekspresi generasi muda dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di kalangan pelajar.

Tercatat, sebanyak 59 pengunjung hadir menikmati rangkaian event ini. Mereka disuguhi pertunjukan budaya lokal yang memperkaya pengalaman berwisata di Parapuar, kawasan yang terus dikembangkan sebagai ruang publik kreatif dan destinasi berbasis masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BPOLBF, Dwi Marhen Yono menyampaikan bahwa event ini merupakan bentuk nyata komitmen BPOLBF dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di kawasan destinasi prioritas Labuan Bajo Flores.

“Weekend at Parapuar bukan sekadar acara hiburan, tetapi ruang kolaborasi bagi masyarakat lokal untuk mengekspresikan kreativitas dan memperkuat jejaring ekonomi kreatif. Kami ingin Parapuar menjadi etalase budaya dan inovasi lokal yang tumbuh bersama masyarakat,” ujar Marhen.

Melalui event seperti WAP, BPOLBF berharap semakin banyak pelaku UMKM, seniman, dan komunitas kreatif yang terlibat aktif dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo Flores. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Parapuar sebagai “Creative and Cultural Hub” di kawasan timur Indonesia, tempat di mana budaya, ekonomi, dan kreativitas berpadu untuk mendorong kesejahteraan masyarakat lokal.

 

-------

Sisilia Lenita Jemana

Kepala Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores

thumbnail

Hari Ketiga Camino de Flores: Menyusuri Jalur Trans Flores, Merawat Spiritualitas dan Persaudaraan Lintas Iman

Ende, 26 Oktober 2026 – Jejak Camino de Flores hari ketiga, Minggu (25/10/2026) membawa para peserta menyusuri jalur Trans Flores dari Mataloko, Kabupaten Ngada, menuju Nangapanda...

thumbnail

Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

Ngada, 25 Oktober 2026 — Hari kedua Rangkaian Camino de Flores: The Sacred Journey of Flores – A Spiritual Journey of Reflection and Recovery, Sabtu (24/10), sebanyak 70 peserta C...

thumbnail

Gandeng 7 Agen Perjalanan Tiongkok, Kemenpar dan BPOLBF Buka Jalan Paket Wisata Labuan Bajo ke Pasar Tiongkok

Labuan Bajo, 23 Oktober 2026 – Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II, Deputi Bidang Pemasaran, berkolaborasi dengan Badan Pelaksana Oto...

Ada pertanyaan ?

Lihat FAQ ? atau Hubungi Kami