Uskup Terpilih Keuskupan Labuan Bajo

Created at 2024-06-21

 

Labuan Bajo, 21 Juni 2024- 

Umat Katolik di Manggarai Raya tengah bersuka cita atas terpilihnya Uskup Baru Keuskupan Labuan Bajo. Tahta Suci Vatikan secara resmi memilih Romo Maksimus Regus, Pr. menjadi Uskup Keuskupan Labuan Bajo. 

 

Keuskupan Labuan Bajo sendiri merupakan pemekaran dari Keuskupan Ruteng yang selama ini menggembalakan Umat Katolik di tiga Kabupaten Manggarai Raya yaitu Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur dengan total populasi umat Katolik terbesar di Indonesia, yaitu 853.000 umat. 

 

Pembentukan Keuskupan Labuan Bajo sudah diwacanakan selama kurang lebih tiga tahun terakhir dan dilanjutkan dengan rekomendasi hasil Sinode III Keuskupan Ruteng Tahun 2021 lalu. 

 

Pengumuman Uskup terpilih ini disampaikan secara langsung oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat saat memimpin misa pengumuman di Gereja Roh Kudus Labuan Bajo, pada Jumat (21/06/2024) sore. 

 

Misa pengumuman Uskup Labuan Bajo ini berlangsung di dua lokasi berbeda yakni Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo dan Gereja Katedral Baru Santa Maria Diangkat ke Surga, Ruteng dan disiarkan langsung di YouTube HIDUPtv dan beberapa siaran langsung di YouTube dan media mainstream lainnya. 

 

Frans Teguh, Plt. Direktur Utama BPOLBF bersama seluruh keluarga besar Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) turut bersuka cita atas terpilihnya Uskup Baru Keuskupan Labuan Bajo. 

 

"Kami segenap Keluarga Besar BPOLBF dan Kemenparekraf Republik Indonesia, menyampaikan profisiat dan turut bersukacita atas terpilihnya Uskup baru Keuskupan Labuan Bajo. Dalam semangat persaudaraan sejati kita bersama membangun sinergi dan kolaborasi untuk bersama-sama melayani masyarakat dan memajukan Labuan Bajo. Melalui pariwisata dan ekonomi kreatif kami siap berkolaborasi meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa dan kesejahteraan umat secara rohani dan jasmani" kata Frans.*

 

 

-------

Sisilia Lenita Jemana

Kepala Divisi Komunikasi Publik

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores

thumbnail

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Ende, 27 Oktober 2026 – Rangkaian perjalanan ziarah berjalan kaki Camino de Flores Etape Tengah, yang melintasi wilayah Ngada, Nagekeo, dan Ende, resmi berakhir pada Senin (26/10/...

thumbnail

Hari Ketiga Camino de Flores: Menyusuri Jalur Trans Flores, Merawat Spiritualitas dan Persaudaraan Lintas Iman

Ende, 26 Oktober 2026 – Jejak Camino de Flores hari ketiga, Minggu (25/10/2026) membawa para peserta menyusuri jalur Trans Flores dari Mataloko, Kabupaten Ngada, menuju Nangapanda...

thumbnail

Camino de Flores Etape Tengah Hari Kedua, Perkuat Wisata Religi dan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

Ngada, 25 Oktober 2026 — Hari kedua Rangkaian Camino de Flores: The Sacred Journey of Flores – A Spiritual Journey of Reflection and Recovery, Sabtu (24/10), sebanyak 70 peserta C...

Ada pertanyaan ?

Lihat FAQ ? atau Hubungi Kami